rindu dakwah
Saudaraku seiman…
Semoga Anda selalu dalam petunjuk dari Allah Ta’ala dan dijauhkan oleh-Nya kesempatan untuk bermaksiat. اللهم آمين
Saudaraku tahukah Anda, bahwa ada seorang yang Allah siksa meskipun ia masih di dunia?
Termasuk siksa yang disegerakan oleh Allah Ta'ala terhadap makhluk-Nya adalah MAKHLUK TERSEBUT TIDAK DIBERI KESEMPATAN UNTUK KELUAR DARI MAKSIAT DAN DOSA YANG IA KERJAKAN!!!
Akhirnya, ia sesekali melakukan maksiat lalu setelah itu, ia merasa ringan mengerjakan maksiat yang menyebabkan ia kecanduan dengan maksiatnya dan kecanduan maksiat inilah yang merupakan siksa yang disegerakan.
Dan kecanduan maksiat adalah penyebab su’ul khatimah.
Mari perhatikan penjelasan Syeikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di di bawah ini:
وفي قوله عن المنافقين: {فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا} بيان لحكمته تعالى في تقدير المعاصي على العاصين، وأنه بسبب ذنوبهم السابقة، يبتليهم بالمعاصي اللاحقة الموجبة لعقوباتها كما قال تعالى: {وَنُقَلِّبُ أَفْئِدَتَهُمْ وَأَبْصَارَهُمْ كَمَا لَمْ يُؤْمِنُوا بِهِ أَوَّلَ مَرَّةٍ} وقال تعالى: {فَلَمَّا زَاغُوا أَزَاغَ اللَّهُ قُلُوبَهُمْ} وقال تعالى: {وَأَمَّا الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَتْهُمْ رِجْسًا إِلَى رِجْسِهِمْ} فعقوبة المعصية، المعصية بعدها، كما أن من ثواب الحسنة، الحسنة بعدها، قال تعالى: {وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى} .
“Dan di dalam Firmannya tentang orang-orang munafik {فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا} (di dalam hati-hati mereka (kaum munafik terdapat penyakit), terdapat penjelasan akan hikmah dari Allah Ta’ala dalam banyak kadar maksiat atas pelaku-pelaku maksiat, dan bahwasanya disebabkan dosa-dosa mereka yang terdahulu, maka Allah menguji mereka dengan maksiat-maksiat yang akan datang yang berkonsekwensi mendapat siksanya



